Pada tanggal 18 November 2025, internet global sempat mengalami gangguan besar setelah layanan Cloudflare penyedia CDN, DNS, dan keamanan web terbesar di dunia mengalami outage. Dampaknya sangat luas karena jutaan website dan aplikasi bergantung pada Cloudflare untuk keamanan dan kecepatan akses.
Berikut penjelasan lengkap mengenai apa yang terjadi, penyebabnya, serta dampaknya bagi pengguna dan pemilik website.
Apa yang Terjadi?
Mulai sekitar pukul 04.00 UTC, ribuan website dan aplikasi di seluruh dunia menampilkan error seperti:
- 500 Internal Server Error
- Error 522 / 521
- Dashboard Cloudflare tidak bisa dibuka
- API Cloudflare tidak merespons
Platform besar seperti X (Twitter), ChatGPT, Canva, dan banyak layanan lainnya ikut terdampak. Situs-situs yang menggunakan Cloudflare sebagai DNS atau reverse proxy juga mengalami downtime.
Penyebab Outage Cloudflare
Cloudflare merilis penjelasan bahwa gangguan ini bukan disebabkan oleh serangan siber, tetapi oleh bug internal pada sistem mereka.
Masalah muncul karena:
1. File konfigurasi otomatis untuk Bot Management tumbuh jauh lebih besar dari biasanya.
Cloudflare memiliki sistem yang secara otomatis menghasilkan konfigurasi untuk mengelola bot, melindungi website dari traffic berbahaya.
Namun, pada update terakhir:
- File konfigurasi tersebut membengkak ukurannya.
- File besar ini dipropagasi ke ribuan mesin di jaringan Cloudflare.
- Akibatnya, banyak node di jaringan inti mengalami crash.
2. Crash ini menyebabkan platform Cloudflare gagal merespons request secara normal.
Dampak Terhadap Website di Seluruh Dunia
Gangguan Cloudflare tergolong besar dan berdampak luas:
1. Website dan aplikasi tidak bisa diakses
Situs dengan Cloudflare proxy (ikon awan oranye) menampilkan error 500 atau timeout.
2. Website berbasis API mengalami error
Karena Cloudflare berperan sebagai gateway, banyak request API gagal.
3. Dashboard Cloudflare sempat tidak dapat diakses
Pengguna tidak bisa mengubah DNS, setting security, atau membuka Analytics.
4. Layanan besar ikut down
Website seperti:
- X
- ChatGPT
- Canva
dan banyak layanan SaaS lainnya ikut terpengaruh.
5. Traffic global internet menurun
Karena banyak website kesulitan merespons permintaan pengguna.
Bagaimana Cara Mencegah Dampak Serupa di Masa Depan?
Meskipun outage Cloudflare jarang terjadi, kamu bisa mengurangi risiko dengan:
1. Menggunakan monitoring uptime (UpTimeRobot, BetterUptime)
Agar kamu cepat tahu jika website down.
2. Fallback DNS (tanpa proxy)
Saat Cloudflare error, kamu bisa mematikan proxy ke mode DNS-only.
3. Backup hosting atau CDN cadangan
Alternatif seperti Fastly, Akamai, atau BunnyCDN bisa menjadi pilihan.
Kesimpulan
Outage Cloudflare pada 18 November 2025 adalah salah satu gangguan internet terbesar tahun ini. Bukan karena serangan, melainkan bug internal pada sistem manajemen bot Cloudflare. Meskipun berdampak luas, layanan berhasil dipulihkan dalam waktu relatif cepat.
Bagi pemilik website, tidak ada tindakan khusus yang perlu dilakukan selain memastikan website kembali normal dan mempertimbangkan strategi monitoring ke depannya.